Jumat, 04 Juli 2014

TIPS BELAJAR SUKSES

Perjalanan satu semester begitu cepat. Tidak terasa Ulangan Akhir Semester I ( UAS ) Tahun 2012/2013 sudah di depan mata. Semua murid tentunya ingin memperoleh nilai yang baik dan optimal bukan? Eit... tunggu dulu, sebagai seorang guru dan penulis ( baru berlatih nich ), tentu memiliki pengalaman tersendiri untuk di share. Mau tahu ? inilah pengalaman pribadi yang terangkum dalam tulisan berikut ini. Penulis bukan termasuk kategori orang yang cerdas ataupun pandai. Hanya seseorang yang biasa-biasa saja. Karena , ia juga dilahirkan dari keluarga yang biasa-biasa saja. Namun, keinginan untuk merubah nasib dan kondisi keluarganyalah yang memotivasinya untuk berubah dan berubah ke arah yang lebih baik. Kira-kira begitulah, motivasi dari dalam diri untuk berubah menjadi satu kebulatan tekad untuk terus maju menimba ilmu. Itulah yang mengantarkannya bisa menyelesaikan sekolah dan kuliah tanpa adanya kendala yang berarti. Namun, bukan berarti tidak ada rintangan dan halangan lho. Tentunya tetap ada bentuk-bentuk rintangan dan halangan tergantung cara menyikapinya saja. Bicara tentang tips belajar yang baik, jadi teringat salah satu guru Bahasa  Inggrisku sewaktu SMP dulu. Namanya Bapak Ilham Widodo. Beliaulah yang menjadi guru idolaku saat itu. Kata-katanya selalu saja menyulut semangat untuk terus belajar dan belajar terus. Seperti iklan bola lampu Philip  saja yach... terang terus... terus terang... Kata-kata yang keluar darinya masih terekam indah di hati ini. Tentu saja tentang tips atau kiat belajar yang baik. Sebagian dari petuahnya saya pakai sampai sekarang dan saya share kan ke murid-muridku, tempat untuk berbagi. Semoga murid-muridku masih mau membaca dan meniru sebagian ilmu ini, agar lebih bermakna. Sebab ilmu tanpa dilakukan akan hilang. Sebagai orang Jawa tulen, penulis ambil cuplikan lagu Macapat ( Pucung ) berikut ini. Yach... kebetulan penulis adalah seorang guru yang senang bernyanyi. Nggak ada salahnya menyanyi sambil berdakwah kan...?
Ilmu iku kelakune kanthi laku
Lekase lawan kas
Tegese kas nyantosani

Intinya, di dalam mempelajari suatu ilmu, langkah berikutnya adalah diamalkan dan dipraktekkan. Dengan demikian ilmu yang kita pelajari akan inhern atau melekat dalam diri kita, dan selanjutnya akan menjadi suatu kebiasaan. Tentunya kebiasaan yang positif. Dengan ilmu yang ada pada kita, menjadikan kita kuat dan tegar dalam menghadapi tantangan hidup. Tidak mudah putus asa dan selalu positive thinking /berprasangka baik atas kejadian apapun. Agar belajar tepat sasaran rumusnya adalah : 1) Niat belajar, tanamkan untuk mempelajari ilmu dengan sungguh-sungguh karena mencari ridlo Allah SWT. Sebab orang-orang yang beriman dan berilmu akan diangkat derajatnya oleh Allah hingga beberapa derajat. 2) Belajar dengan senang hati, suasana belajar hendaknya mendukung proses belajar. Hati yang senang akan membantu proses penyerapan ilmu ke dalam otak. Bahkan nikmatnya belajar  akan terasa manis sekali ketika dapat memahami dan mengerjakan soal-soal yang ada. Inilah yang dinamakan dengan kepuasan batin dari proses belajar yang dilakukannya. 3) Belajar dari hal-hal yang sederhana ke yang sulit. Penuh kesabaran dan ketelitian serta keuletan untuk dapat memahami pelajaran. Jangan pernah ada kamus sulit dan cepat menyerah untuk memahami berbagai hal. 4) Belajar rutin. Walau sedikit tapi terus menerus dan ajeg ( istiqomah), akan lebih enak dan cepat dipahami. Istilahnya sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit. Jangan suka menunda-nunda pekerjaan. Kata bijak yang perlu diingat adalah : “ Never put off untull tomorrow what you can do today “.   5) Buat catatan-catatan kecil yang rapi dan mudah diingat. Misalnya dengan menggaris bawahi tulisan yang penting dengan warna merah. Atau membuat materi pokok ataupun membuat rangkuman. Hal ini akan membantu dalam balajar dan mengingat-ingat materi pelajaran. 6) Belajar di tempat yang sehat, maksudnya ventilasi yang cukup, sinar yang terang serta ruangan belajar yang bersih dan teratur. Cara belajar yang baik antara lain : Tidak belajar dengan tiduran, belajar di bus/ kendaraan dan belajar di tempat yang gelap. Sebab hal ini demi untuk menjaga kesehatan mata. 7) Bergaullah dengan teman yang pandai serta memiliki motivasi tinggi, sehingga menginspirasi untuk berbuat baik dan maju. Ada baiknya melakukan dengan belajar kelompok agar dapat saling mengisi dan berbagi. Jangan lupa yach... sehebat dan sepandai apapun seseorang, jangan pernah melupakan Yang Disana Allah SWT, Dzat Yang Maha Pandai dan Maha segalanya. Berdoa dan berdoa itu sangat penting. Sebab tanpa Ridha-Nya, mustahil manusia mampu menerima ilmu dari bapak ibu guru ataupun dari sumber lain untuk dapat menyerapnya. Semoga bermanfaat...



0 komentar:

Posting Komentar

You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "

Umi Basiroh. Diberdayakan oleh Blogger.

Pages - Menu

Popular Posts

Followers

 
Template designed by Liza Burhan